Thursday, August 2, 2018

Banyu Alam Resort Hotel Dari Mata Cutomer

Bagi Anda yang ingin beristirahat di tempat ini, begitu memasuki gerbang Banyu Alam Resort Hotel, Anda akan langsung disambut oleh bagian depan hotel ini yang berupa rumah Joglo dan merupakan bagian lobi. Jika berjalan sedikit ke belakang, maka Anda akan melihat jejeran bungalow di sekitar kolam besar yang terhampar memanjang. Bungalow-bungalow yang terbuat dari kayu, dengan dinding dari bilik bambu, dan beratap rumbia serta dengan lantai yang terbuat dari papan, membangun suasana menjadi sangat lekat dengan pedesaan.

Dan disetiap bungalow-bungalow tersebut mempunyai nama-nama tersendiri, yaitu : Paniisan, Panglawungan, Pamidangan. Untuk jenis-jenisnya ada bungalow A2, A1, B, C, Junior Suite, Suite Room.

Terdapat kolam besar yang memisahkan deretan bungalow sebelah barat dan timur merupakan kelebihan lain dari Banyu Alam karena bisa memberikan ketenangan bagi para tamu yang datang sambil duduk dibagian beranda. Bahkan, bagi Anda yang gemar memancing dipersilhkan untuk mengkail ikan dan hasil dari tangkapan bisa di konsumsi.

Dan dari Bungalow ini Anda dapat melihat panorama gunung guntur yang tinggi menjulang, dengan lereng-lerengnya yang tandus, dan punggung-punggungnya yang landai, serta puncaknya yang seolah menjadi tempat bersandar awan-awan membuat pikiran kita menjadi tenang dan tentram, apalagi bila dilihat saat cuaca sedang bersahabat.

Bagian dalam bungalow tidak sepenuhnya terbuat dari kayu dan anyaman bambu, karena dibagian belakangnya terbuat dari dinding dan tembok lantai yang menghubungkan empat titian anak tangga.

Dan untuk melengkapi keyamanan berada di bungalow ini, kamar mandinya terdapat mini swimming pool dengan pilihan air dingin ataupun hangat, air hangat tersebut merupakan air hangat alami yang bersumber dari gunung guntur.

TARIF SEWA BUNGALOW DI BANYU ALAM RESORT HOTEL GARUT


Bungalow Banyu Alam Resort

Banyu Alam Resort memiliki 30 unit bungalow yang tarifnya berbeda sesuai jenis yang dipilih dan seberapa lama waktu Anda menginap, dan untuk tarif ditentukan juga hari apa Anda menginap, yaitu weekday, weekend, dan holiday.

Tarif yang dikenakan pada saat weekday yaitu sekitaran Rp 400.000 sampai dengan Rp 750.000. weekand sekitaran Rp 600.000 sampai dengan Rp 1.100.000, holiday sekitaran Rp 680.000 sampai dengan Rp 1.500.000.

LOKASI SERTA RUTE MENUJU KE BANYU ALAM RESORT HOTEL GARUT

Bila dari jakarta Anda bisa melewati jalur nagreg, setelah keluar dari gerbang tol cileunyi, dan setelah itu arahkan kendaraan Anda ke arah rancaekek, dan di setelah di cicalengka menuruni nagreg belok kanan menuju garut, melewati kadungora, dan warungpeuteuy. Setelah didaerah tarogong belok kanan menuju cipanas. Banyu alam resort berada di sebelah kiri jalan.

Wednesday, August 1, 2018

Seperti Apa Perkembangan Model Rambut Pria Abad Ini

Perkembangan dunia mode sungguh luar biasa, salah satunya model rambut sekarang terus berkembang dari waktu ke waktu. Hampir disetiap tahun selalu ada perubahan berbagai gaya rambut dari berbagai bentuk dan model yang bervariasi. Bagi anda pecinta model rambut tentunya rambut model baru akan memberikan banyak inspirasi untuk gaya rambut anda. Dengan begitu anda akan bias berpenampilan sesuai kebutuhan dimana anda akan menggunakan model rambut tersebut.

Pada abad ini pria sudah sepadan dengan wanita dalam urusan model rambut. Pada zaman dulu hanya wanita saja yang selalu bergonta-ganti model rambut.Tapi kini semua telah berubah dan menjadi sepadan antara keduanya.Saat ini bermunculan  foto model rambut terbaru pria yang beredar di masyarakat terutama melalui media internet seperti yang kami tulis ini.

rambut model untuk pria terutama para pemain sepak bola dunia menjadi acuan para remaja saat ini.Lihat saja setelah ada acara besar seperti piala dunia,sudah dipastikan akan bermunculan model rambut baru dari pemain dunia yang menjadi primadona pada saat itu.Seperti saat cristiano ronaldo menjadi sangat terkenal pada saat itu maka hampir dibelahan dunia semua mode rambut mengikuti sang idola sepak bola tersebut.

model rambut pria sekarang sangat berkembang seperti model rambut sebahu dengan sentuhan model rambut laki laki sekarang. Ada juga mengunakan model rambut panjang sekarang dengan hasil inspirasi model rambut sekarang 2015 digunakan lagi sebagai model rambut 2016.

Bukit Alamanda Hotel Penginapan Nyaman Di Samarang Garut

Mempunyai pemandangan alam sekitar yang indah ,Bukit Alamanda selalu menjadi tempat untuk menginap dan beristirahat dengan Fasilitas yang sangat memuaskan, Bentuk hotel yang di design secara Khusus membuat kita nyaman, apalagi ketika kita bermalam di sana dan akan terasa sejuknya angin malam Daerah kp. Mekarluyu semarang.

Dengan harga hotel yang relatif murah tidak membuat kantong kita kempis, disana juga tersedia Resto( Restauran) yang dimana tempat khusus untuk menikmati makanan yang siap saji dan murah.

Temapt yang strategis dan tempat parkir yang lumayan luas dengan pengamanan ketat akan membuat kita tetap nyaman dan terasa di rumah sendiri, selain itu pelayan yang ramah selalu menyapa dengan hormat dan sopan santun.

Serkarang anda bisa mencoba datang kesini: Di jamain anda akan ketagihan, dengan tempat yang sangat strategis, Bukit Alamanda ini juga sering di jadikan tempat silaturahmi dan berkumpul keuarga seperti dalam hari libur, bahkan hari biasapun banyak orang yang selalu menyempatkan diri di Bukit Alamanda untuk mampir.

Bukit Alamanda Hotel and Restaurant, terletak di Jl. Samarang yaitu 20 menit dari kota Garut. Karena letaknya di atas bukit, maka dari sana kita bisa menikmati keindahan kota Garut dan sejuknya udara puncak. 

Hotel yang ditawarkan oleh Bukit Alamanda konsepnya adalah bungalow, terdiri dari 3 tipe kamar yaitu :
  1. Lantana Suite Bungalow (bungalow di atas kolam ikan, terdiri dari 1 kamar, 1 kamar mandi dan teras) harga : Rp. 650,000 (week-days) ; Rp. 850,000 (week-end)
  2. Edelweiss Suite Bungalow (bungalow yang terdiri dari 1 kamar, 1 kamar mandi dengan bath-tube, private family room dan private pantry) : Rp. 1,000,000 (week-days); Rp. 1,500,000 (week-end)
  3. Alamanda Suite Bungalow (bungalow di atas kolam ikan yang terdiri dari 2 kamar tidur, menghadap sawah dan dikelilingi oleh taman : Rp. 1,500,000 (week-days); Rp. 2,500,000 (week-end)


Restoran di bukit alamanda menyajikan makanan Asia, Eropa dan Indonesia. Restorann ini memberikan kenyamanan tempat dengan pemandangan alam yang indah sebagai objeknya. Konsep restauran dibagi tiga : yaitu di bagian atas, terdapat out-door restoran dengan payung-payung berwarna merah 

Bila kita ke bawah, di sana terdapat restoran in-door dengan konsep lounge dan semi out-door dengan saung-saung beratapkan jerami. 

Tips :
  1. Bukit Alamanda, sangat indah pemandangannya namun makanannya kurang enak (menurut saya). Bagus untuk yang ingin cari suasana baru, melihat pemandangan yang indah dari atas bukit.
  2. Jangan lupa bawa jaket, karena udaranya dingin
  3. Jangan lupa bawa kamera untuk foto-foto (narsist.com) ;p
  4. Untuk hotelnya agak mahal, dengan fasilitas yang ada. Mereka belum ada kolam renang, playground yang bagus.
  5. Untuk anak-anak hati-hati. Karena banyak tangga dan kolam ikan
  6. Cocok untuk pasangan muda, yang sedang hanimun.

Monday, July 30, 2018

Yuk Menginap Di Kamojang Green Hotel Resort Garut

Pemandangan Garut yang hijau dan kental dengan keindahan alam dalam balutan fasilitas modern menjadi hal yang ditawarkan Kamojang Green Hotel & Resort. Meski terbilang baru, kehadirannya dengan nuansa beda mampu memikat kalangan wisatawan baik domestik maupun asing. 

Kehadiran Kamojang Green Hotel & Resort Garut, semakin menambah alternatif pilihan destinasi wisata di Kabupaten Garut yang melimpah. Hadir dengan mengusung konsep perkampungan sunda modern, menjadikan Kamojang Green Hotel dan Resort sebagai wahana wisata baru favorit. Terbukti, meski baru sekitar dua tahun hadir meramaikan usaha wisata di Kabupaten Garut, Kamojang Green Hotel & Resort sukses memikat hati para wisatawan, baik wisatawan domestik maupun asing. 

Selain konsep menarik, lokasi Kamojang Green Hotel dan Resort yang hanya 15 menit dari pusat kota Garut, tepatnya di Jl Raya Kamojang KM.3 Kiara Payung, Desa Suka Karya - Samarang, Garut menjadi alasan lokasi tersebut kerap menjadi pilihan wisatawan. 

Tak hanya menawarkan kesejukan, Kamojang Green Hotel dan Resort yang dibangun di atas lahan sekitar 6.5 hektare ini mampu menyuguhkan sesuatu yang beda. Pintu kamar yang didesain persis berhadapan dengan danau buatan, mebawa pengunjung seolah berada di alam luas begitu membuka pintu. Keunggulan Hotel ini juga terlihat dengan banyaknya room type yang ditawarkan, mulai dari Magnolia, Ambrosia dan juga Azalea. 

Untuk memuaskan pengunjung Kamojang Green juga menyedian fasilitas lainnya yaitu seperti 25 jenis permainan anak, outbond dan camping ground di area seluas 1.4 hektare, bahkan permainan lainnya yang tak kalah menarik pengunjung juga bisa melakukan balapan dayung di danau depan bunglaow yang memiliki luas 40×50 meter.

Direktur Kamojang Green Hotel & Resort Iden Gobel mengungkapkan, Kabupaten Garut merupakan daerah dengan potensi wisata sangat besar. Peluang itulah yang kemudian ditangkap manajemen Green Kamojang untuk mencoba menyuguhkan sesuatu yang berbeda dari hotel-hotel lainnya.

"Konsep yang kami tawarkan memang beda. Kami ingin menyajikan sesuatu yang lain di Garut. Jadi pada saat wisatawan datang ke Kabupaten Garut dengan menginap di Kamojang Green Hotel & Resort saja mereka sudah mendapatkan suguhan kesegaran," ujarnya.

Iden menambahkan, sebagai pendatang baru, pihaknya menyadari masih banyak hal yang perlu terus ditingkatkan untuk lebih memanjakan pengunjung. Karenanya di tahun 2017 ini, beberapa fasilitas akan ditambahkan seperti milk bar yang menyediakan berbagai racikan susu dengan bangunan yang bisa melihat ke alam bebas. Fasilitas lainnya lanjut Iden adalah pembuatan full bar di lokasi kolam renang.

"Kami ingin membawa pengunjung pada suasana alam pedesaan. Karena saat pagi hari, pengunjung bisa mendengar suara adzan, suara hewan-hewan seperti jangkrik dan nuansa lainnya," paparnya.

Senada dikatakan Sales Manager Kamojang Green Hotel & Resort, Pengkuh Pribadi. Menurutnya, inovasi-inovasi dan terobosan akan terus dilakukan untuk dapat memanjakan pengunjung. Saat ini, lanjut Pribadi, pihaknya juga bekerjasama dengan beberapa pengusaha dodol dan menjadikan produk dodol sebagai salah satu hidangan bagi tamu di setiap kamar. Harapannya hal itu akan menjadi pendorong ekonomi KUKM di Kabupaten Garut. (ghi)

Sunday, July 29, 2018

Pengalaman Menginap Di Hotel Tirtagangga Cipanas Garut

Hotel Tirtagangga Hotel ini adalah hotel dengan bintang 3 yang berada di Garut, Tirtagangga Hotel berada pada lokasi yang strategis di Garut. Tentu saja ini akan sangat memanjakan anda saat berkunjung baik untuk kepentingan Berlibur dan Berwisata maupun kepentingan bisnis ke Garut serta bermaksud menelusuri setiap tempat yang menarik. Terletak tepat di jantung objek wisata Cipanas Garut dengan sumber air panas alam pribadi menawarkan akses tidak terbatas pada limpahan kehangatan air panas alami yang dapat dinikmati di kolam renang, pancuran terapi, kamar rendam dan semua kamar tamu. Melayani tamu yang datang ke Garut untuk berlibur maupun bekerja dengan pelayanan dan fasilitas berbagai fasilitas modern.

Tirta Gangga Hotel terletak di Jawa Barat tepatnya di daerah Garut yang masih sangat asri karena wilayah ini masih penuh dengan alam pedesaan dan persawahan. Anda dapat menikmati keindahan alam yang asri dengan mata telanjang dan menghirup udara pagi yang masih segar ketika anda bermalam di Tirta Gangga Hotel. Tapi jangan kuatir, banyak juga kok pengunjung yang datang ke hotel ini bukan untuk menginap, tetapi berenang dan berendam di kolam air panasnya saja, ya seperti kami ini contohnya hhhehe. Yups betul sekali, hanya dengan membayar tiket masuk seharga Rp 25.000,- saja kita bisa berenang sambil berendam air panas ini gais.

Kolam renang Tirtagangga  ini menghadap tepat ke gunung guntur sehingga pemandangan pegunungan terlihat dari dalam kolam. Kolam ini mempunya 1 kolam yang besar dengan tingkat kedalaman yang berbeda. Suhu dalam kolam ini berkisar antar 30- 35  derajat.

Di area kolam renang  ini terdapat 2 area yang terdapat pancuran.
Pancuran pertama terdiri dari 7 pancuran, kolam ini berbentuk lingkaran dan suhu air di area ini berkisar 40 derajat. Untuk berendam di kolam ini harus di lakukan secara bertahap ya. Awali dengan memasukan jari kaki , setelah mulai terbiasa dengan suhu yang panas maka mulai masukan sampai lutut, begitu seterusnya sampai badan bahkan kalau kuat sih sampe ngerendem kepala juga boleh biar ilang tuh semua pikiran jahat hhhaha

Air panas alam ini di namakan Bitter Wasser, Magnesium sulfat merupakan unsur yang terkandung di dalam air panas alami ini, banyak manfaat yang di dapat dari air panas alami ini, jika kita berendam kurang lebih 15 menit tubuh akan terasa segar dan pegal-pegalpun hilang, selain itu Bitter wasser di perkirakan dapat menyembuhkan penyakit reumatik, stroke, tulang dan saraf katanya.

Thursday, July 26, 2018

Berbagi Info Pendakian Gunung Cukuray

Gunung Cikuray adalah sebuah gunung yang terletak di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Gunung Cikurai mempunyai ketinggian 2.821 meter di atas permukaan laut dan merupakan gunung tertinggi keempat di Jawa Barat setelah Gunung Gede. Gunung ini berada di perbatasan kecamatan Bayongbong, Cikajang, dan Dayeuh Manggung.

Untuk mencapai Cikuray biasanya para pendaki naik kendaraan umum dari Bandung atau dari Tasikmalaya menuju terminal Guntur. Dari sana diteruskan dengan angkutan kota menuju jalur pendakian, (Cikajang, Bayongbong atau Dayeuh Manggung). Ketiga jalur tersebut menawarkan medan yang sangat menarik dengan karakteristik masing-masing. Jalur bayongbong adalah jalur yang paling terjal, tetapi dapat cepat sampai di puncak.

Untuk mencapai puncak Cikuray, umumnya para pendaki mengawali perjalanannya melalui desa Dayeuh Manggung kecamatan Cilawu, Garut. Dibanding dengan jalur Bayongbong atau Cikajang, jalur ini relatif lebih mudah untuk didaki menuju puncak. Dari terminal bus Guntur, Garut, dapat dilanjutkan dengan menggunakan angkot bernomor 06 yang memiliki trayek Garut-Cilawu dengan tarif sekitar Rp. 8.000,-. Lalu turun di Patrol dan kemudian lanjut menuju perkebunan teh Dayeuh Manggung. Dari Patrol, pendaki dapat menyewa jasa ojek dengan tarif sekitar Rp. 20.000.

Dan sampailah kita di pos pemancar. Pos pemancar ini menjadi tempat para pendaki melakukan registrasi ulang. Untuk lamanya perjalanan pendakian sekitar 6-7 jam perjalanan santai, untuk perjalanan turun tidak membutuhkan waktu panjang. Kurang dari 4 jam perjalanan kita sudah sampai di pos pemancar. Sejarah Gunung Cikury oh iya selin itu gunung cikuray juga memiliki sejarah yang cukup unik .

Sepanjang perjalanan pendakian kita akan disuguhkan pemandangan alam yang luar biasa indahnya. Kita akan melewati perkebunan teh, perkebunan kol dan bukit bukit yang terlihat begitu indah.

Terhampar pemandangan yang indah sekali dari puncak, Gunung Papandayan terlihat jelas dari area ini serta lautan awan yang sangat indah. Selain itu kita juga dapat menikmati pemandangan kota Garut dari ketinggian di area puncak Cikuray. Untuk mendaki gunung Cikuray disarankan pada musim pendakian, khususnya musim kemarau jika ingin menikmati sajian indah di puncak gunung.

Untuk mencapai puncak Cikuray, umumnya para pendaki mengawali perjalanannya melalui desa Dayeuh Manggung kecamatan Cilawu Garut. Dibanding dengan jalur Bayongbong atau Cikajang, jalur ini relatif lebih mudah untuk didaki menuju puncak.

Dari terminal bus Guntu Garut,dapat dilanjutkan dengan menggunakan angkot bernomor 06 yang memiliki trayek Garut-Cilawu dengan tarif sekitar Rp. 8.000,-. Lalu turun di Patrol dan kemudian lanjut menuju perkebunan teh Dayeuh Manggung. Dari Patrol, pendaki dapat menyewa jasa ojek.Atau pendaki bisa menyewa kendaraan bak terbuka dari terminal guntur Garut menuju langsung ke pos pemancar dayeuh manggung.

Perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju pos registrasi,disini pendaki melakukan registrasi dengan biaya seikhlasnya.kemudian perjalanan dilanjutkan menuju pos satu,dalam perjalanan ini pendaki disuguhkan pemandangan perkebunan penduduk antara lain kebun teh,kol,sawi dan aneka kebun sayur-sayuran lainnya.

Curhat Cerita Petualangan di Buffalo Hill Garut

Halo sahabat semuanya, kali ini saya akan berbagi cerita, atau istilahnya curhat pengalaman selama berpetualang di Buffalo Hill Garut.

Lagi-lagi kembali berpetualangan dengan perjalanan yang "terencanakan versi maju mundur cantik"  tak terduga dan dadakan. Fiksasi ngetrip malam menjelang keberangkatan . Tepat hari senin yang terpoles dengan tinta merah di kalender itu menjadi pilihan. Adalah Buffalo Hills objek dari petualangan reunian-an ini.

Reuni?iya reuni...Sedikit singkat dari cerita dibalik cerita petualangan ini. Genangan air besar yang orang megapolitan bilang sebagai banjir. Kemudian dipertemukaan dan mengeratkan persaudaraan, Adalah bunda aulia yang dipersaudarakan oleh hikmah dibalik genangan air besar saat menimpa Garut si Swiss van java. Dan Maya, dia sudah ku kenali sebelumnya, karena kami ada pada satu organisasi yang sama, hanya merasa begitu didekatkan oleh peristiwa genangan air besar itu, semenjak dari peristiwa itu kami berdua menjadi dua sekawan yang ngeklop, intensitas main bareng semakin menjadi meski sudah tak seoraganisasi, suka main-main tapi gak suka dimainin, eh. Gak lagi malu untuk curhat apapun yang ada kadang kami bedua malu-maluin duh...

Oh iya, kenapa selalu memilih reunian dengan petualangan?jika hang out  makan-makan, selesai acara kesannya pun sebatas hahahihih dalam obrolan yang ngalor-ngidul-wetan... hehe Tapi dengan petualangan bukan hanya hahahihi tapi hahahihihehehoho seneng, cape, menderita bareng-bareng. Yah begitulah, alam selalu punya kesempatan semakin mengeratkan. Dan lagi ada saja pertemanan baru yang dimulai dengan petualangan..

Kali ini tentang objek tempat petualang kita, Buffalo Hills. Tempat ini mulai ngehits karena ramainya orang-orang yang mengexplore keindahan tempat tersebut via sosmed. Tapi jangan terkecoh dengan picture yang booming itu. Dalam keduanya setelah yang pertama tak menuntaskan petualangan Buffalo Hills saya masih terkecoh. Seolah objek wisata saya kembali memakai sepatu anti-treckking. Tapak kaki bawah kerasa banget di elus-elus sama batuan tajam dari track perjalanan. Oh iya, dua teman baru saya dari team ekspedisi Buffalo Hills ini samasekali tak menyangka bahwa petualangan yang akan dilakukan akan sejauh itu, hampir menyerah meski puncak sudah terlihat didepan mata.  Percis dengan team petualang pertama saya mengexplore Buffalo Hills, perkiraan landai dan mulus, yah minimal kalau tak semulus jalan tol, serupa dengan Papandayan atau Karacak Valleylah, tapi oh tapi, tracknya minim bonus dan lumayan nanjak, iseng-iseng saya menyebutnya dengan Tegal Munding rasa Cikuray. Kita berangkat pagi, dan start mulai trecking jam 8an pun para bapak-ibu petani yang kami temui masih menyebut kesiangan. Nah iya kalian yang melakukan perjalanan kesini pasti akan menemui petani dan bu tani. Dan saya baru ngeh, wortel, tomat, kentang, cabei yang sering saya temui itu, ditanam dengan amat penuh perjuangan tapi kadang dihargai murah dalam pasaran. Misalnya saya sempat ngobrol dengan butani yang ditemui, beliau bercocok tanaman bisa setiap hari tapi panen hanya tujuh bulan sekali. perjalnan ini benar-benar mengingatkan akan Firman-Nya, "nikmat mana lagi yang kamu dustakan?".

Perjalanan pulang-pergi kami selalu menemui Ibu tani sama petani alhamdulillah mereka baik-baik orangnya. Ada yang memberi kami air, pisang juga tumpangan untuk shalat dzuhur juga sempat menawari kami untuk memberi bekal singkong. Ah Indonesia, betapa gotong royong itu begitu nyata kulihat dalam perjalanan ini..Dari para petani pula saya mendapat informasi, kenapa tempat ini diberi nama Buffalo Hilss, karena tempat ini tempat menggembala kerbau. Ada sekitaran 60 kerbau disana, kerbau-kerbau itu tidak dibawa pulang, tetapi di kembangbiakan di tonggoh (Sunda: atas) yang sekarang menjadi hits karena memang keindahan yang ditawarkan seperti menemui padang savana hijau luas yang mengademkan. 

Untuk Informasi tempat ini lebih cocok disebut sebagai objek wisatanya para pendaki, teman baru saya juga salah seorang di team ekspedisi pertama, begitu kaget ketika sampai di pos pendataan dengan spanduk yang bertuliskan "Selamat datang di Camp Pendakian Buffalo Hills" (agak lupa percis tulisannya seperti apa, tapi pointnya seperti itu) itu bisa diartikan juga, selamat ber-ripuh-ripuh ria dan menikmati sensasi perjalanannya. Jangan menyamakan Buffalo Hills seperti PCG yang juga hits setelah viral di sosmed, atau bahkan papandayan sendiri yang hari ini lebih berasa sebagai objek wisata ketimbang gunung dan karena treck Buffalo Hills ini memang lebih "leklok" ketimbang Papandayan itu sendiri. Fyi, kami start treckking jam 8 dan sampai dibawah tempat pendataan juga parkiran motor jam setengah 4 sore bolehlah dihitung sebagai waktu tempuh pendaki amatir, tapi well Buffalo Hills tetap bukan objek wisata biasa melainkan objek wisatanya pendaki. Diluar teman baru yang menjadi bagian dari team ekspedisi, dalam petualangan ini pula, kami mendapatkan teman baru again, mereka para pendaki yang baru summit dari Guntur, dan kemudian sumitt buffalo Hill dan akan kembali menaklukan Guntur ahir April nanti, btw kalau sudah menjadi pendaki emang sulit move on yah untuk berhenti muncak